Background

Puting Beliung pacitan







Seperti tidak pernah berhenti dari bencana, setelah banjir dan tanah longsor kini giliran angin puting beliung terjang Pacitan. Sejumlah rumah di dua Desa yakni Sirnoboyo dan Arjowinangun Kecamatan Pacitan rusak dihempas puting beliung, Selasa (18/5/2010) malam. Kondisi paling parah terjadi Dusun Suruhan dan Ngemplak. Kendati tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Selain akibat terhempas angin yang kencang, kerusakan rumah warga juga disebabkan tertimpa pohon tumbang. Bahkan ada beberapa rumah yang mengalami rusak parah dan nyaris ambruk. Kuatnya hempasan angin disertai hujan lebat sempat membuat aliran listrik mati.
Dijelaskan kepala desa Sirnoboyo Arifin, malam itu juga warga bersama aparat kepolisian dan pemerintah desa masih melakukan evakuasi. korban yang rumahnya rusak untuk sementara ditampung di tempat tetangga terdekat.Pihak PLN juga berusaha menghidupkan aliran listrik yang mati. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke pemda.



Pasca terjadi Angin puting beliung di desa Sirnoboyo kecamatan Pacitan Selasa malam, tim satuan penanggulangan bencana kabupaten Pacitan langsung terjun ke lapangan. Selain mendata jumlah korban, juga dilakukan inventarisasi kerugian
Menurut Kabid Perlindungan Masyarakat Bakesbangpol Linmas Pacitan Tri Mujiarto menyatakan, hasil pendataan sementara menunjukkan, 15 rumah mengalami kerusakan dua diantaranya rusak parah. Masing-masing rumah milik Sarip warga dusun Ngemplak dan rumah milik Sumaryanto dusun Suruhan, Atap rumah warga desa Sirnobyo itu nyaris ambruk karena tertimpa pohon tumbang.

Selain memporak-porandakan rumah warga, puting beling juga merusak tanaman produktif. Sedikitnya tercatat 100 tanaman berbagai jenis tumbang.Kuatnya hempasan angin disertai hujan lebat juga sempat membuat aliran listrik mati.Untuk saat ini lanjut Tri Mujiarto, pihaknya masih melanjutkan inventarisir kerugian, untuk selanjutnya diajukan mendapat bantuan melalui pos anggaran tak terduga APBD. Untuk bantuan awal akan dilakukan dinas instansi terkait.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih melakukan kegiatan gotong royong membersihkan dan membenahi rumah yang rusak secara bergantian. Bagi rumah yang rusak parah bantuan akan diberikan setelah ajuan anggaran turun. Tri Mujiarto memperkirakan paling lambat dua minggu anggaran tersebut sudah bisa cair.(Riz)

Sumber:
http://pacitankab.go.id/

Categories: Share